Batanghari Nuban, literatus.id- Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Chusnunia, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Minggu, 21 Desember 2025, bertempat di Desa Purwosari, Kecamatan Batanghari Nuban, Kabupaten Lampung Timur.
Kegiatan ini diikuti oleh masyarakat setempat dengan mengusung tema peran aktif masyarakat dalam membangun ketahanan bencana.
Dalam pemaparannya, Ibu Chusnunia menjelaskan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam 4 Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika—sangat relevan dalam upaya menghadapi dan memitigasi risiko bencana.
Ia menekankan bahwa ketahanan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.
“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial yang diajarkan dalam Pancasila adalah kunci utama dalam membangun masyarakat yang tangguh terhadap bencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, Chusnunia menyoroti pentingnya kesiapsiagaan berbasis komunitas, terutama di daerah yang rawan bencana. Menurutnya, pemahaman kebangsaan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, seperti saling menjaga, berbagi informasi, dan bekerja sama saat terjadi bencana.
“Ketahanan bencana akan kuat apabila masyarakat memiliki kesadaran, pengetahuan, dan solidaritas yang tinggi. Inilah wujud nyata pengamalan 4 Pilar dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi berlangsung interaktif dengan diskusi antara peserta dan narasumber mengenai pengalaman menghadapi bencana serta langkah-langkah pencegahan di tingkat desa. Masyarakat menyampaikan aspirasi dan harapan agar ke depan terdapat sinergi yang lebih kuat antara pemerintah, wakil rakyat, dan warga dalam penguatan kapasitas kebencanaan.
Chusnunia juga mengajak seluruh masyarakat Desa Purwosari untuk terus memperkuat persatuan dan kesiapsiagaan.
“Saya berharap masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam ketahanan bencana, saling menguatkan, dan tidak meninggalkan siapa pun. Dengan berpegang pada nilai-nilai kebangsaan, kita bisa menghadapi tantangan apa pun bersama-sama,” pungkasnya.(Adv)










