Batanghari Nuban,literatus.id — Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Chusnunia, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Minggu, 21 Desember 2025, bertempat di Desa Tulung Balak, Kec. Batanghari Nuban Kab. Lampung Timur. Kegiatan ini mengangkat tema penguatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai fondasi penguatan ekonomi masyarakat berbasis nilai-nilai kebangsaan.
Chusnunia menjelaskan bahwa 4 Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—memiliki keterkaitan erat dengan pembangunan ekonomi rakyat. Menurutnya, UMKM merupakan perwujudan nyata dari ekonomi gotong royong yang sejalan dengan nilai Pancasila. “UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Ketika UMKM kuat, ekonomi keluarga dan desa juga akan ikut kuat,” ujar Chusnunia.
Lebih lanjut, Chusnunia juga menekankan pentingnya peran masyarakat dalam mengembangkan UMKM melalui inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan potensi lokal. Ia mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, memperluas akses pasar, serta memanfaatkan dukungan kebijakan pemerintah. “Penguatan UMKM bukan hanya soal ekonomi, tetapi juga tentang menjaga kemandirian bangsa dan memperkuat persatuan melalui kesejahteraan bersama,” tegasnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat, khususnya para pelaku UMKM di Desa Purwosari. Berbagai aspirasi disampaikan, mulai dari kebutuhan pendampingan usaha hingga akses permodalan dan pemasaran. Chusnunia menyampaikan komitmennya untuk terus memperjuangkan kebijakan yang berpihak pada UMKM, terutama di daerah.
Menutup kegiatan Chusnunia mengajak masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan sebagai landasan dalam membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. “Saya berharap UMKM di Desa Purwosari dapat terus tumbuh, naik kelas, dan menjadi penggerak utama ekonomi masyarakat. Dengan semangat kebangsaan dan kerja bersama, kita bisa mewujudkan kesejahteraan yang merata,” pungkasnya. (Adv)










