Metro, literatus.id- Bobotoh Persib Bandung di Kota Metro dan sekitarnya sudah tak sabar menggelar nonton bareng terakhir yang akan menentukan sejarah baru dalam sepak bola profesionaldi Indonesia. Nonton Bareng Persib vs Persijap akan digelar di cagar budaya Rumah Asisten Wedana Metro, Sabtu sore (23/5/2026) mendatang.
Ronald dari Viking Metro mengatakan laga terakhir di musim ini juga sekaligus akan menentukan apakah Persib bisa mencetak sejarah baru yakni tiga kali juara secara beruntun di tiga tahun terakhir.
“Kami yakin semua bobotoh Persib akan berdoa dan mendukung perjuangan para pemain Persib Bandung di laga terakhir yang digelar di Bandung tersebut dan nobar untuk sejarah baru tersebut kami gelar di tempat yang juga bersejarah yakni Rumah Asisten Wedana jadi istilahnya Historical Place for Historical Moment, ”ujarnya Selasa (19/5/2026).
Sementara itu Redo menambahkan bahwa pihaknya juga akan berkordinasi dengan pihak kepolisian setempat untuk menjaga kondusifitas kemanan dan ketertiban.
“Seperti biasa kami akan melayangkan pemberitahuan serta terus menghimbau para suporter agar menjaga ketertiban dan keamanan, kami juga berkoordinasi internal untuk mengatur parkir dll agar lebih tertib,”tambahnya.
Tiket nonton bareng bersama Extra joss untuk laga terakhir akan dijual sebesar Rp.20.000 dimana peserta akan mendapatkan tiket serta extra joss kaleng. Tiket nobar sendiri sudah bisa didapatkan sebelum hari h untuk mengurangi penumpukan penonton di pintu masuk.
Selain itu Viking Metro juga berkomitmen untuk berkontribusi pada pemeliharaan cagar budaya yang ada sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai warga.
“Insya Allah, selain membayar retribusi, kami juga akan membersihkan rumput-rumput di halaman belakang wedana yang mulai tinggi, ini sebagai komitmen kami untuk menjaga dan melestarikan cagar budaya,”tambah Ronald.
Terpisah, Ridho dari Extra Joss mengatakan pihaknya akan mendukung gelaran nobar terakhir tersebut sebagai upaya mengaktivasi cagar budaya dan komunitas-komunitas suporter.
“Sudah tiga tahun terakhir ini kami terus menggelar nonton bareng sebagai kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah melalui retribusi dan mengaktifkan cagar budaya yang ada,”tambahnya.











