Menu

Mode Gelap
Viking Metro Gelar Nobar Perdana Piala Presiden Gotong-Royong Nobar Piala Dunia di Cagar Budaya OOI Metro Bersama Komunitas Gelar Nobar di Cagar Budaya Chusnunia Minta Kementerian UMKM Perkuat Akses Pelaku UMKM Ke Perbankan Chusnunia : Tumbuhkan Desa Wisata Mandiri untuk Pariwisata Berkelanjutan Chusnunia Usulkan KEK Pariwisata untuk Pesawaran dan Lampung Selatan

Berita

Komisi VII Dukung Perlindungan UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif

badge-check


					Komisi VII Dukung Perlindungan UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Inklusif Perbesar

Jakarta, literatus.id- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia mengapresiasi komitmen Presiden Prabowo terhadap pemberdayaan pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) dalam rangka mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan menyejahterakan semua pihak.

Komitmen Presiden Prabowo tersebut disampaikannya dalam pidato di APEC Economic Leaders’ Meeting (AELM) di Hwabaek International Convention Centre (HICO), Gyeongju, Republik Korea, pada Jumat, 31 Oktober 2025.

Chusnunia menilai para pelaku UMKM memiliki kontribusi yang besar bagi perekonomian Indonesia dengan menyumbang lebih dari 60% terhadap PDB dan menyerap hampir 97% tenaga kerja.

“Data juga menunjukan kontribusi UMKM terhadap ekspor nasional Indonesia mencapai sekitar 15,7% dari total ekspor, sektor UMKM juga berperan sebagai motor penggerak ekonomi lokal, mengurangi ketimpangan wilayah, serta berkontribusi pada devisa negara melalui ekspor,”jelas politisi PKB tersebut.

Karenanya ia juga meminta pemerintah untuk terus melahirkan kebijakan-kebijakan yang berpihak dan dapat membawa dampak positif bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif.

“Perlindungan terhadap para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari “gurita bisnis” atau konglomerasi besar harus melibatkan kerangka hukum dan kebijakan pemerintah yang bertujuan menciptakan persaingan sehat dan adil dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonom yang inklusif,”ungkapnya.

Sebelumnya Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar juga telah mengingatkan keberadaan retail-retail raksasa yang masuk ke kampung-kampung dan membunuh para pelaku UMKM. Cak Imin juga mendorong perusahaan BUMN meningkatkan dana Corporate Social Responsibility (CSR) bagi program pemberdayaan ekonomi masyarakat termasuk para pelaku UMKM didalamnya.

Di sisi lain, pihaknya juga optimis lewat program nasional pemberdayaan UMKM dan koperasi, serta peningkatan akses digital dan keuangan yang membantu UMKM terintegrasi ke dalam rantai nilai global. Rakyat (KUR) sepanjang Januari hingga Oktober 2025 yang telah menyerap sekitar 11 juta tenaga kerja.

“Penyaluran KUR tentu memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM dengan meningkatkan akses permodalan, mendorong pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing produk lokal ,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

OOI Metro Bersama Komunitas Gelar Nobar di Cagar Budaya

15 Juli 2026 - 03:39 WIB

Chusnunia Minta Kementerian UMKM Perkuat Akses Pelaku UMKM Ke Perbankan

13 Juli 2026 - 16:29 WIB

Chusnunia : Tumbuhkan Desa Wisata Mandiri untuk Pariwisata Berkelanjutan

9 Juli 2026 - 15:24 WIB

Chusnunia Usulkan KEK Pariwisata untuk Pesawaran dan Lampung Selatan

2 Juli 2026 - 13:58 WIB

Chusnunia Pertanyakan Urgensi  Pembentukan BKIN dalam Pembahasan RUU Kawasan Industri

29 Juni 2026 - 16:27 WIB

Trending di Berita