Menu

Mode Gelap
Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur Sosialisasikan Pancasila, Andy Roby Dukung Gotong-Royong Pemuda Hidupkan Tarkam

Berita

Gandeng Canva,Kementerian Ekraf Percepat Transformasi Ekonomi Kreatif Digital Indonesia

badge-check


					Gandeng Canva,Kementerian Ekraf Percepat Transformasi Ekonomi Kreatif Digital Indonesia Perbesar

Jakarta, Literatus.id- Kementerian Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) menjalin kemitraan strategis dengan Canva, platform komunikasi visual terintegrasi, guna mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif nasional melalui peningkatan keterampilan dan akses teknologi desain digital bagi para pelaku ekonomi kreatif.

Menteri Ekonomi Kreatif (Menteri Ekraf) Teuku Riefky Harsya mengatakan kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui desain digital. Teuku Riefky menyaksikan  penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Sekretaris Kementerian/Sekretaris Utama Kementerian Ekraf (Sesmen/Sestama) Dessy Ruhati dan Regional Head Canva untuk Asia Tenggara Yani Hornilla Donato.

“Melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), kami menargetkan integrasi 27,66 juta pekerja ke dalam sektor ekonomi kreatif pada 2029. Karena itu, kemitraan dengan Canva ini dirancang untuk membantu mengatasi tantangan dalam mencapai target tersebut. Saya sangat terinspirasi oleh pencapaian luar biasa Canva. Platform desain grafis berbasis web ini memungkinkan siapa saja tanpa memandang latar belakang atau pengalaman untuk menciptakan konten visual yang menawan secara cepat dan mudah,” ujar Teuku Riefky saat memberikan sambutan di Gedung Film Pesona Indonesia, Jakarta pada Senin, 28 Juli 2025.

Kemitraan ini sejalan dengan visi besar pemerintah untuk menjadikan ekonomi kreatif sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045. Dengan kekayaan budaya dan potensi talenta yang dimiliki, kerja sama ini menjadi langkah konkret pemerintah dalam mendorong transformasi digital dan ekonomi kreatif yang inklusif.

“Kami menyambut baik langkah Canva yang akan melokalkan lebih banyak konten untuk mencerminkan kekayaan budaya, warisan, dan lanskap bisnis Indonesia. Ini penting agar alat-alat yang digunakan komunitas kita relevan dan memperkuat jati diri bangsa,”tambahTeuku Riefky.

Yani Hornilla Donato menyampaikan bahwa Canva berkomitmen mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia melalui platform yang memberdayakan pelaku usaha dari berbagai skala.

“Hanya dalam setahun terakhir, komunitas Indonesia telah menciptakan lebih dari 1 miliar desain di Canva. Ini merupakan cerminan nyata bagaimana kreativitas tumbuh subur di sini, mulai dari ruang kelas dan kampus, hingga bisnis kecil dan startup. Bersama-sama, kami mendukung agenda pemerintah yang lebih luas dalam hal literasi digital, kewirausahaan, dan pertumbuhan industri kreatif semuanya merupakan pilar penting dalam transformasi digital Indonesia,” jelas Yani.

Sebagai bagian dari program kerja sama, Canva akan menyediakan akses khusus ke Canva Pro bagi pelaku dan asosiasi ekonomi kreatif yang tergabung dalam jaringan Kementerian Ekraf. Selain itu, akan diselenggarakan pelatihan rutin bulanan bagi tim pemerintah dan pelaku ekonomi kreatif untuk memperkuat keterampilan desain yang aplikatif di era digital berbasis visual.

Canva juga akan memperkaya koleksi templat yang disesuaikan dengan konteks lokal, menampilkan kekayaan budaya Indonesia serta keragaman sektor usaha kreatif. Hal ini diharapkan dapat membantu pelaku ekonomi kreatif menciptakan konten yang lebih relevan, menarik, dan berdampak.

Indonesia saat ini menjadi pasar terbesar Canva di Asia dan ketiga terbesar secara global. Pada 2024, lebih dari satu miliar desain dibuat oleh komunitas Indonesia di platform ini, termasuk 500 juta presentasi menjadikan Indonesia sebagai pasar nomor satu dunia dalam kategori tersebut.

Turut hadir dalam acara tersebut Country Marketing Lead Indonesia Canva Sarah Humaira, Community Manager Canva Jihan Aryani, Senior Trade and Investment Commissioner Austrade Stephen Skulley, Trade and Investment Director Investment NSW Yonathan Wijaya, Marketing Manager Austrade Aulia Adilla, dan First Secretary Australian Government Department of Foreign Affairs and Trade Sophie Mackinnon.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan

24 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN

20 Mei 2026 - 13:49 WIB

Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana

19 Mei 2026 - 10:46 WIB

Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana

10 Mei 2026 - 18:40 WIB

Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur

10 Mei 2026 - 18:20 WIB

Trending di Berita