Labuhan Ratu,literatus.id — Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Chusnunia, melaksanakan kegiatan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan pada Selasa, 19 November 2025, bertempat di Desa Raja Basa Lama, Kecamatan Labuhan Ratu.
Kegiatan ini dihadiri oleh masyarakat setempat, khususnya kaum perempuan, dengan tujuan memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus mendorong peran strategis perempuan dalam pembangunan sosial dan ekonomi.
Dalam kegiatan tersebut, Chusnunia menyampaikan materi mengenai 4 Pilar Kebangsaan yang meliputi Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika. Ia menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi penting sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan yang dimulai dari keluarga hingga lingkungan masyarakat. “Perempuan adalah sekolah pertama bagi generasi bangsa. Dari tangan perempuanlah nilai Pancasila, semangat persatuan, dan toleransi ditanamkan sejak dini,” ujar Chusnunia.
Lebih lanjut, Chusnunia menekankan bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada ranah domestik, tetapi juga sangat dibutuhkan dalam ruang publik, termasuk dalam pengambilan keputusan di tingkat desa dan penguatan ekonomi kerakyatan. “Ketika perempuan berdaya, maka keluarga akan kuat, dan ketika keluarga kuat, bangsa ini akan kokoh. Inilah esensi 4 Pilar yang harus kita hidupkan dalam keseharian,” tambahnya.
Kegiatan sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Para peserta aktif menyampaikan pandangan serta pengalaman mereka terkait peran perempuan dalam menjaga kerukunan dan mendorong kemajuan desa. Ibu Chusnunia mengapresiasi antusiasme peserta dan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong program-program yang berpihak pada pemberdayaan perempuan.
Menutup kegiatan, Chusnunia mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mengamalkan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan secara nyata. “Saya berharap ibu-ibu dan seluruh masyarakat Desa Raja Basa Lama dapat menjadi pelopor persatuan, toleransi, dan gotong royong. Perempuan bukan hanya pelengkap, tetapi penggerak utama dalam menjaga keutuhan NKRI,” pungkasnya.(Adv)










