Menu

Mode Gelap
Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur Sosialisasikan Pancasila, Andy Roby Dukung Gotong-Royong Pemuda Hidupkan Tarkam

Berita

Chusnunia :Pemberlakukan Uang Minimal Percepat Pariwisata Berkualitas

badge-check


					Chusnunia :Pemberlakukan Uang Minimal Percepat Pariwisata Berkualitas Perbesar

Jakarta, literatus.id- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia menyambut baik Langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali yang menyiapkan rancangan peraturan daerah (Raperda) yang akan mewajibkan wisatawan mancanegara (wisman) memiliki tabungan minimal saat berkunjung ke Pulau Dewata.

Chusnunia menilai lewat payung hukum tersebut akan mendorong pariwisata Bali kea rah pariwisata berkualitas.Lewat Perda ini wisman otomatis akan  menyesuaikan jumlah uang tiga bulan terakhir mereka dengan rencana aktivitas dan lama tinggal di Bali.

“Hal tersebut akan mengurangi resiko persoalan sosial yang selama ini terjadi mulai dari wisman yang mencari kerja di Bali hingga wisman yang terlantar akibat kehabisan uang”jelasnya.

Lebih lanjut politisi yang akrab disapa Nunik tersebut menjelaskan bahwa rencana kebijakan seperti ini juga telah diterapkan di berbagai negara.

“Beberapa negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, Inggris dan Australia misalnya telah menetapkan persyaratan minimal saldo tabungan untuk wisatawan yang ingin berkunjung tujuannya tak lain untuk memastikan bahwa pengunjung memiliki dana yang cukup selama berada di negara yang dikunjungi hingga kembali ke negara asalnya,”tambahnya

Selain itu Chusnunia menilai lewat aturan hukum yang tegas akan mengubah pariwisata Bali dari massal menjadi pariwisata berkualitas yang menekankan pada  pengalaman dan kepatuhan bukan hanya kuantitas kunjungan.

Menurutnya pendekatan pariwisata berkualitas akan mendorong keterlibatan masyarakat lokal, terutama dalam pengembangan UMKM, homestay, hingga sektor kuliner. Selain itu  menurutnya pariwisata berkualitas sejalan dengan semangat  Sustainable Development Goals (SDGs).

Nunik merujuk penelitian  World Travel & Tourism Council (WTTC) yang menyebut  destinasi wisata yang memberdayakan masyarakat lokal dapat meningkatkan pendapatan hingga 30% lebih tinggi dibanding destinasi yang kurang inklusif. Ia juga merujuk laporan UNWTO yang menyebut bahwa  destinasi yang mengimplementasikan prinsip quality tourism cenderung memiliki tingkat kunjungan berulang lebih tinggi hingga 25% dibanding destinasi konvensional.

“Pariwisata berkualitas akan memberikan manfaat nyata, baik untuk wisatawan maupun masyarakat, serta menjaga keberlanjutan alam dan budaya lokal, dengan melibatkan masyarakat, destinasi wisata tidak hanya menawarkan pengalaman menarik bagi wisatawan tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi bagi komunitas lokal,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan

24 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN

20 Mei 2026 - 13:49 WIB

Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana

19 Mei 2026 - 10:46 WIB

Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana

10 Mei 2026 - 18:40 WIB

Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur

10 Mei 2026 - 18:20 WIB

Trending di Berita