Lampung,literatus.id- Ketua DPW PKB Lampung, Chusnunia Chalim, mengajak seluruh partai politik untuk menanggalkan persaingan pasca pemilu dan fokus membangun daerah. Ajakan ini disampaikan dalam silaturahmi ketua parpol bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal di Joglo Watu, Sukarame, Senin (4/8) malam.
“Pertarungan cukup di pemilu saja, selebihnya berdamai dan berbagi peran untuk membangun. Sayang kalau momen ini hilang. Tradisi ini belum terbangun, padahal inilah saatnya,” kata Chusnunia yang akrab disapa Nunik.
Menurutnya, forum ini menjadi langkah baik untuk menyatukan warna politik demi kemajuan Lampung.
“Alangkah indahnya kalau warna-warna politik ini bersatu untuk Lampung. Tidak hanya berita buruk, tapi hal positif juga kita dorong,” ujarnya.
Selain mengajak bersatu, Nunik juga memberikan masukan terkait pengembangan ekonomi daerah melalui sektor pariwisata. Ia menilai Lampung memiliki potensi besar yang bisa digarap dengan investasi kecil.
“Di lapangan banyak potensi yang tidak muluk-muluk, misalnya pariwisata mikro. Kita bisa orkestrasi investasi kecil agar masyarakat punya hiburan tanpa harus keluar daerah,” jelasnya.
Pertemuan yang diprakarsai Ketua Demokrat Lampung, Edy Irawan Arief, ini dihadiri Gubernur Lampung sekaligus Ketua DPD Gerindra Rahmat Mirzani Djausal, Ketua DPW NasDem Herman HN, Ketua DPW PAN Hazizi, Ketua DPW PKS Ade Utami Ibnu, Wakil Ketua DPD PDIP Sihotang, serta perwakilan Golkar Helida.
Gubernur Mirza dalam pertemuan itu menegaskan pentingnya peran politik dalam pembangunan dan memaparkan sejumlah masalah mendasar Lampung, mulai dari IPM rendah, ketimpangan ekonomi, hingga tata niaga komoditas.
“Memang ujung-ujungnya semua ke politik. Segala sesuatu dari bangun tidur sampai tidur lagi itu keputusan politik. Jalan rusak dibangun, daerah maju, itu semua keputusan politik,” kata Mirza.
Forum ini juga diwarnai masukan dari para ketua parpol, mulai dari usulan penguatan PAD oleh Herman HN, dorongan pejabat berintegritas dari PAN, hingga dukungan penuh PKS terhadap program gubernur.
Silaturahmi ini akan digelar rutin setiap tiga bulan sekali, sebagai ruang komunikasi politik dan penyampaian aspirasi dari partai politik kepada pemerintah daerah











