Menu

Mode Gelap
Viking Metro Gelar Nobar Perdana Piala Presiden Gotong-Royong Nobar Piala Dunia di Cagar Budaya OOI Metro Bersama Komunitas Gelar Nobar di Cagar Budaya Chusnunia Minta Kementerian UMKM Perkuat Akses Pelaku UMKM Ke Perbankan Chusnunia : Tumbuhkan Desa Wisata Mandiri untuk Pariwisata Berkelanjutan Chusnunia Usulkan KEK Pariwisata untuk Pesawaran dan Lampung Selatan

Berita

Chusnunia Dorong Reformasi Perizinan untuk Tingkatkan Investasi

badge-check


					Chusnunia Dorong Reformasi Perizinan untuk Tingkatkan Investasi Perbesar

Lampung,Literatus.id- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia terus mendorong  percepatan reformasi sistem perizinan dalam rangka meningkatkan investasi. Hal tersebut disampaikannya saat kunjungan kerja reses ke Surakarta,Jumat (25/7) lalu

“Kendala perizinan investasi seringkali masih kita dengar terlebih di tengah situasi  beratnya industri manufaktur, jangan sampai soal perizinan investasi menjadi kendala di tengah peluang investasi yang sebenarnya terbuka,”ujarnya.

Komisi VII berharap bahwa kendala-kendala perizinan investasi ini dapat segera diatasi baik oleh Kementrian terkait maupun Pemerintah Daerah melalui reformasi perizinan agar mampu mendukung berkembangnya ekosistem investasi.

Pihaknya berharap lewat reformasi perizinan diharapkan kedepan akan mampu menarik investasi besar yang dapat membuka lapangan pekerjaan serta berdampak luas bagi masyarakat sekitar.

“Kendala perizinan dalam investasi di Indonesia masih menjadi isu utama yang menghambat iklim investasi, meliputi birokrasi yang berbelit dan lama, kurangnya transparansi, biaya administratif yang tinggi masih sering kita dengar hingga saat ini,”tambahnya.

Komisi VII DPR RI juga menurutnya juga telah membahas dan terus menyuarakan keprihatinan mengenai kendala perizinan investasi di Indonesia yang berfokus pada upaya untuk mendorong reformasi perizinan demi mempercepat iklim investasi, termasuk di sektor ekonomi kreatif dan potensi investasi .

Ia juga menyoroti perkembangan industri manufaktur yang tengah mengalami turbulensi  yang tentunya memerlukan langkah strategis bersama.

“Seperti kita ketahui bersama data menunjukan bahwa Industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan dan kontraksi pada pertengahan tahun 2025, yang ditandai dengan penurunan Purchasing Managers’ Index (PMI) Indonesia yang berlanjut hingga bulan Juni 2025,”ungkap politisi yang akrab disapa Nunik tersebut

Nunik juga menyampaikan bahwa para pelaku industri manufaktur mengharapkan  kebijakan yang  mampu mengurangi dan membatasi barang impor murah yang dinilai mempersempit permintaan produk dalam negeri di pasar domestik.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

OOI Metro Bersama Komunitas Gelar Nobar di Cagar Budaya

15 Juli 2026 - 03:39 WIB

Chusnunia Minta Kementerian UMKM Perkuat Akses Pelaku UMKM Ke Perbankan

13 Juli 2026 - 16:29 WIB

Chusnunia : Tumbuhkan Desa Wisata Mandiri untuk Pariwisata Berkelanjutan

9 Juli 2026 - 15:24 WIB

Chusnunia Usulkan KEK Pariwisata untuk Pesawaran dan Lampung Selatan

2 Juli 2026 - 13:58 WIB

Chusnunia Pertanyakan Urgensi  Pembentukan BKIN dalam Pembahasan RUU Kawasan Industri

29 Juni 2026 - 16:27 WIB

Trending di Berita