Lampung, literatus.id- Anggota DPRD Propinsi Lampung, Andy Roby memiliki cara yang unik dalam mensosialisasikan pembinaan Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Politisi PDIP tersebut tidak hanya melakukanya dalam tataran wacana semata tapi juga mengajak para petani untuk menerapkannya dalam praktek keseharian yang dekat dengan mereka.
Lewat pengalamanya membina kelompok tani ia mengajak para petani di berbagai desa untuk mengembangkan pertanian organik dan kembali ke alam sebagai wujud pengamalan Pancasila.
“Pertanian adalah kekuatan bangsa dan nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam Pancasila harus menjadi semangat utama dalam menjaga kedaulatan pangan, memberdayakan petani, dan menciptakan keadilan sosial di pedesaan,” ujarnya saat menjadi narasumber Pembinaan Idiologi Pancasila di Pringsewu (24/8) lalu.
Menurutnya petani memiliki peran strategis dalam menjaga kedaulatan pangan nasional. Ia juga mengingatkan bahwa ancaman terhadap bangsa saat ini tidak lagi datang melalui senjata, melainkan melalui ketergantungan pangan.
Ia juga terus mendorong para petani untuk mengelola tanah dan hasil pertanian dengan prinsip keberlanjutan. “Kita harus menjaga keseimbangan alam. Tanah yang subur adalah anugerah dari Tuhan yang harus kita rawat, bukan kita rusak,” tegasnya.
Guna mengkongkritkannya di setiap akhir sessie Pembinaan Idiologi Pancasila yang dilakukan dua kali setiap bulannya Andy Roby membagikan pupuk cair organik kepada para petani yang mengikuti kegiatan Pembinaan Idiologi Pancasila.
“Ini sebagai bentuk stimulant sekaligus transfer pengetahuan tentang pentingnya kembali kea lam dan pengembangan pertanian berkelanjutan,”tambahnya.
Andy Roby meyakini bahwa Pancasila dan pertanian organik memiliki kaitan erat, di mana nilai-nilai Pancasila menjadi landasan moral dan etika bagi praktik pertanian organik yang berorientasi pada kesejahteraan petani dan masyarakat, pelestarian lingkungan, keadilan, serta pemberdayaan masyarakat desa.
“Pertanian organik yang menekankan penggunaan bahan alami tanpa kimia sintetis, menjaga kesuburan tanah, dan menyediakan pangan sehat secara berkelanjutan sejalan dengan nilai-nilai Pancasila untuk mewujudkan Indonesia yang berkeadilan dan Lestari,”pungkasnya.










