Menu

Mode Gelap
Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur Sosialisasikan Pancasila, Andy Roby Dukung Gotong-Royong Pemuda Hidupkan Tarkam

Berita

Komisi VII DPR RI Dukung Purbaya Berantas Impor Baja Ilegal

badge-check


					Komisi VII DPR RI Dukung Purbaya Berantas Impor Baja Ilegal Perbesar

Jakarta, literatus.id- Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Chusnunia mendukung Langkah Menkeu Purbaya dalam upaya memberantas impor baja illegal yang merugikan negara dan merusak industri dalam negeri

Seperti diberitakan sebelumnya  Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merilis temuannya terkait potensi kerugian negara dalam impor komoditas besi dan baja yang dilakukan oleh Kementerian Perdagangan. BPK menyebut terdapat realisasi impor yang tidak didukung Pertek sebesar 83,61 ribu TNE dengan nilai kepabeanan sebesar Rp894,94 miliar.

Dalam temuannya tersebut, BPK menilai adanya publikasi dua persetujuan impor (PI) besi atau baja, baja paduan, dan produk turunannya yang tidak berdasarkan pada Pertimbangan Teknis (Pertek) Kementerian Perindustrian.

Menurutnya selain merugikan keuangan negara  impor baja ilegal sangatlah merugikan industri baja nasional selain menyebabkan penurunan produksi, ancaman PHK massal, penutupan pabrik, melemahnya rantai pasok, hingga kerugian negara miliaran rupiah per tahun.

Chusnunia menjelaskan bahwa kebijakan bea masuk nol persen untuk baja jadi impor asal China dan Vietnam dipastikan akan membuat produsen nasional tersingkir di pasar sendiri. Saat ini angka rata-rata utilisasi atau tingkat penggunaan pabrik baja nasional hanya sebesar 52,70 persen. Ini berarti, lebih dari separuh kapasitas produksi baja nasional menganggur.

“Level playing field hilang, ini soal keadilan dan keberlanjutan industri strategis bangsa,Produk-produk impor  illegal termasuk baja menggerus pasar domestik dan menciptakan persaingan tidak sehat akibatnya sektor konstruksi juga terkena imbasnya karena proyek beralih ke baja impor, sehingga pekerja lokal tersingkir,”tegasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kondisi ini secara langsung menciptakan efek domino, mulai dari penurunan utilisasi pabrik, ancaman PHK, hingga melemahnya rantai pasok di industri pendukung.

Karenanya pihaknya mendukung sikap tegas Kementerian Keuangan yang berjanji akan mengambil tindakan tegas seperti memperketat pengawasan Bea Cukai untuk melindungi industri baja dalam negeri dari serbuan impor illegal. 

“Kita dukung Langkah Pemerintah untuk menertibkan impor baja ilegal ini untuk melindungi industri strategis dalam negeri,”pungkasnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Chusnunia : Libatkan Warga Lokal untuk Pariwisata yang Berkelanjutan

24 Mei 2026 - 12:26 WIB

Lewat Komisi IX DPR Asosiasi Peternak Bebek Titipkan Telur untuk Prabowo dan BGN

20 Mei 2026 - 13:49 WIB

Laga Pamungkas untuk Sejarah Baru, Bobotoh Siap Birukan Wedana

19 Mei 2026 - 10:46 WIB

Ratusan Bobotoh Birukan Rumah Asisten Wedana

10 Mei 2026 - 18:40 WIB

Chusnunia Minta Pemerintah Perhatikan Keluhan Peternak Terkait Anjloknya Harga Telur

10 Mei 2026 - 18:20 WIB

Trending di Berita